![]() |
| universitas gajah mada |
Sejarah Universitas Sumatera
Utara (USU) dimulai dengan berdirinya Yayasan Universitas Sumatera Utara pada
tanggal 4 Juni 1952. Pendirian yayasan ini dipelopori oleh Gubernur Sumatera
Utara untuk memenuhi keinginan masyarakat Sumatera Utara khususnya dan masyarakat
Indonesia umumnya.
Pada zaman pendudukan Jepang,
beberapa orang terkemuka di Medan termasuk Dr. Pirngadi dan Dr. T. Mansoer
membuat rancangan perguruan tinggi Kedokteran. Setelah kemerdekaan Indonesia,
pemerintah mengangkat Dr. Mohd. Djamil di Bukit Tinggi sebagai ketua panitia.
Setelah pemulihan kedaulatan akibat clash pada tahun 1947,
Gubernur Abdul Hakim mengambil inisiatif menganjurkan kepada rakyat di seluruh
Sumatera Utara mengumpulkan uang untuk pendirian sebuah universitas di daerah
ini.
Pada tanggal 31 Desember 1951
dibentuk panitia persiapan pendirian perguruan tinggi yang diketuai oleh Dr.
Soemarsono yang anggotanya terdiri dari Dr. Ahmad Sofian, Ir. Danunagoro dan
sekretaris Mr. Djaidin Purba. Sebagai hasil kerjasama dan bantuan moril dan
material dari seluruh masyarakat Sumatera Utara Fakultas Kedokteran di Jalan
Seram dengan dua puluh tujuh orang mahasiswa diantaranya dua orang wanita. Kemudian
disusul dengan berdirinya Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat (1954),
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (1956),dan Fakultas yang pada waktu itu
meliputi juga Daerah Istimewa Aceh, pada tanggal 20 Agustus 1952 berhasil
didirikan Pertanian (1956).
Pada tanggal 20 November 1957,
USU diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Dr. Ir. Soekarno menjadi
universitas negeri yang ketujuh di Indonesia. Pada tahun 1959, dibuka
Fakultas Teknik di Medan dan Fakultas Ekonomi di Kutaradja (Banda Aceh) yang
diresmikan secara meriah oleh Presiden R.I. kemudian disusul berdirinya
Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan (1960) di Banda Aceh. Sehingga pada
waktu itu, USU terdiri dari lima fakultas di Medan dan dua fakultas di Banda
Aceh.
Selanjutnya menyusul berdirinya
Fakultas Kedokteran Gigi (1961), Fakultas Sastra (1965), Fakultas Matematika
dan Ilmu Pengetahuan Alam (1965), Fakultas Ilmu-Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
(1982), Sekolah Pascasarjana (1992), Fakultas Kesehatan Masyarakat (1993),
Fakultas Farmasi (2006), Fakultas Psikologi (2007), Fakultas Keperawatan
(2009), Fakultas Kehutanan (2014).
Pada tahun 2003, USU berubah
status dari suatu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) menjadi suatu perguruan tinggi
Badan Hukum Milik Negara (BHMN). Perubahan status USU dari PTN menjadi BHMN
merupakan yang kelima di Indonesia. Sebelumnya telah berubah status UI, UGM, ITB
dan IPB pada tahun 2000. Setelah USU disusul perubahan status UPI (2004) dan
UNAIR (2006).
Dalam perkembangannya, beberapa fakultas di
lingkungan USU telah menjadi embrio berdirinya tiga perguruan tinggi negeri
baru, yaitu Universitas Syiah Kuala di Banda Aceh, yang embrionya adalah
Fakultas Ekonomi dan Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan USU di Banda
Aceh. Kemudian disusul berdirinya Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP)
Negeri Medan (1964), yang sekarang berubah menjadi Universitas Negeri Medan
(UNIMED) yang embrionya adalah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan USU.
Setelah itu, berdiri Politeknik Negeri Medan (1999) yang semula adalah
Politeknik USU
