Senin, 08 Januari 2024

PENERAPAN APLIKASI WOLFRAM ALPHA UNTUK PENGAJARAN MATEMATIKA MATERI MATRIK

 hallo semua !!!

Saya disini akan menjelaskan penerapan aplikasi wolfram alpha untuk pengajaran matematika materi matriks. di simak dan di baca dengan seksama yaa


Wolfram Alpha adalah mesin pencari komputasional yang diciptakan oleh perusahaan Wolfram Research. Berbeda dengan mesin pencari tradisional seperti Google yang mencari informasi di internet, Wolfram Alpha menggunakan algoritma matematika dan komputasi untuk menghasilkan jawaban langsung terhadap pertanyaan yang diajukan. Dalam pembelajaran matematika, Wolfram Alpha dapat menjadi alat yang sangat berguna karena kemampuannya untuk melakukan perhitungan matematika, menyelesaikan persamaan, menggambar grafik, menampilkan langkah-langkah solusi, dan menyediakan informasi terperinci tentang berbagai konsep matematika.

Wolfram Alpha memiliki kemampuan untuk menyelesaikan berbagai jenis perhitungan matematika yang kompleks. Ini mencakup perhitungan numerik, perhitungan aljabar, geometri, kalkulus, statistik, dan banyak lagi. Pengguna dapat memasukkan persamaan, fungsi, atau pertanyaan matematika apa pun, dan Wolfram Alpha akan memberikan jawaban yang tepat.

Wolfram Alpha tidak hanya memberikan jawaban, tetapi juga dapat menampilkan langkah-langkah solusi untuk berbagai masalah matematika. Ini membantu siswa atau pembelajar untuk memahami proses penyelesaian masalah secara lebih mendalam.

Pada pengajaran matematika  penerapan wolfram alpha dapat menyelesaikan soal soal materi matriks contoh nya adalah:

Operasi Matriks Dasar: Wolfram Alpha dapat digunakan untuk melakukan operasi dasar pada matriks seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pemangkatan matriks. Contohnya, Anda dapat memasukkan matriks dan operasi yang diinginkan, dan Wolfram Alpha akan memberikan hasilnya beserta langkah-langkah yang diperlukan jika diinginkan. 

Determinan dan Invers Matriks: Anda bisa menggunakan Wolfram Alpha untuk menghitung determinan dari suatu matriks atau untuk menemukan invers dari matriks tersebut. Dengan memasukkan matriks, Anda dapat meminta Wolfram Alpha untuk menghitung nilai determinan atau mencari inversnya. 

Penyelesaian Sistem Persamaan Linear dengan Matriks: Dalam konteks sistem persamaan linear, Wolfram Alpha dapat membantu dalam menggunakan representasi matriks untuk menyelesaikan sistem tersebut. Dengan memasukkan koefisien variabel-variabel dalam matriks, Anda dapat meminta Wolfram Alpha untuk menyelesaikan sistem persamaan linear tersebut dengan menggunakan metode matriks. 

Transformasi Matriks: Wolfram Alpha dapat membantu dalam melakukan transformasi matriks seperti transposisi, pengurangan baris, dan pengurangan kolom. Anda bisa melihat hasil transformasi matriks yang dimasukkan.

Adapun langkah - langkah penggunaan wolfram alpha sebagai berikut :

1. Buka Browser atau Aplikasi Peramban: Buka browser web favorit Anda atau aplikasi peramban di perangkat Anda. 

2. Masuk ke Situs Wolfram Alpha: Ketik "wolframalpha.com" di bilah alamat browser Anda dan tekan Enter. Ini akan membawa Anda ke halaman utama Wolfram Alpha. 

3. Masukkan Pertanyaan atau Perintah: Di kolom pencarian Wolfram Alpha, masukkan pertanyaan atau perintah yang ingin Anda gunakan untuk melakukan operasi matematika pada matriks. 

4. Contoh Masalah Matriks: Misalnya, jika Anda ingin menjumlahkan dua matriks, masukkan sesuatu seperti: "{{1, 2}, {3, 4}} + {{5, 6}, {7, 8}}". Ini akan menghasilkan jawaban dari penjumlahan kedua matriks tersebut. 

5. Tunggu dan Periksa Hasilnya: Setelah memasukkan pertanyaan atau perintah, tunggu sebentar hingga Wolfram Alpha menghitung dan menampilkan jawaban atau solusi dari masalah matriks yang Anda berikan. 

6. Analisis Jawaban: Periksa hasilnya dan pastikan Anda memahami bagaimana Wolfram Alpha memberikan jawaban. Wolfram Alpha cenderung menampilkan langkah-langkah yang diperlukan untuk melakukan operasi matematika tersebut, jika diminta.

Contoh matrik

Matriks A = {{1, 2}, {3, 4}}

Matriks B = {{5, 6}, {7, 8}}

Langkah-langkah yang dapat Anda ikuti di Wolfram Alpha: 

1. Masukkan "{{1, 2}, {3, 4}} * {{5, 6}, {7, 8}}" di kolom pencarian. 

2. Tekan Enter atau tombol "Dapatkan Jawaban". 

Wolfram Alpha akan menghitung hasil perkalian kedua matriks tersebut dan menampilkan hasilnya dalam bentuk matriks baru. Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat menggunakan Wolfram Alpha untuk melakukan berbagai operasi matematika pada matriks dan mendapatkan jawaban serta pemahaman yang lebih dalam tentang materi matriks tersebut.


Minggu, 24 Desember 2023

Systematic Literature Review: Pemanfaatan Aplikasi Wolfarm Alpha Pada Pembelajaran Matriks

 

Ayu Pitaloka Saragi  (0305213043)

Pendidikan Matematika 3/Semester V

Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan

Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Pendahuluan

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan tujuan dari judul penelitian mengenai pemanfaatan aplikasi Wolfram Alpha dalam pembelajaran matematika materi matriks. Penelitian ini mengumpulkan data dan informasi yang diperoleh dari penelitian terdahulu mengenai aplikasi Wolfram Alpha dalam pembelajaran matematika, dengan pertanyaan penelitian "bagaimana hasil artikel/jurnal yang meneliti tentang pemanfaatan aplikasi Wolfram Alpha pada pembelajaran matematika?". Tinjauan sistematis ini dapat menghasilkan referensi bagi penelitian selanjutnya yang berkaitan dengan pemanfaatan aplikasi Desmos dalam pembelajaran matematika.

Penelitian ini menggunakan metode SLR (Systematic Literature Review). Menurut Triandini, et al. (dalam Anggraini dan Asrul, 2023: 279) SLR yaitu metode penelitian yang dilaksanakan secara bertahap melalui proses identifikasi, evaluasi dan penafsiran serta kesimpulan terhadap hasil penelitian sebelumnya yang sesuai dan sejalan dengan penelitian yang dilakukan saat ini. Tujuan dari systematic literature review adalah untuk mencari, menemukan, dan menarik suatu kesimpulan terhadap hasil penelitian terdahulu atau literatur terkait penelitian dalam suatu proses yang terorganisir dengan baik dan transparan, dengan menggunakan prosedur yang telah ditetapkan.

Pada tahap pengumpulan data peneliti melakukan pengumpulan informasi berupa penelitian terdahulu yang dipublikasikan pada database Google Scholar. Kemudian seluruh artikel identifikasi dan dirangkum dan hanya artikel atau jurnal yang sejalan dengan kriteria inklusi saja yang selanjutnya masuk ke dalam tahap analisis. Agar peneliti memperoleh data dan informasi yang selaras dengan tujuan penelitian, diperlukan sebuah kriteria inklusi. Kriteria inklusi yang dirumuskan oleh peneliti yaitu: (1) Pencarian Artikel/jurnal dengan menggunakan 3 kata kunci yaitu "Aplikasi Wolfarm Alpha ", " Pembelajaran Matematika" dan "Materi Matriks", yang dimana pada tiap kata kunci dicari artikel/jurnal. (2) Dari artikel yang dikumpulkan berdasarkan tiap kata kunci, yang dipilih hanya artikel yang masih memiliki keterkaitan dengan judul atau relevan dengan judul penelitian. (3) Mengenai time line (tahun artikel), dipilih antara tahun 2018-2023 dan menggunakan bahasa Indonesia.


    Dalam penelitian ini digunakan prosedur PRISMA (Prefereed Reporting Items For Systematic Reviews and Meta Analyses yang meliputi identification, screening, eligibility, dan included untuk transparansi ke dalam aliran informasi wmulai dari pengumpulan data sampai penyaringan artikel (Hadi et al., 2020).


Gambar 1. Diagram alir systematic literature review

Dari gambar 1 diketahui terdapat empat tahapan dalam pencarian yakni identification, screening, eligibility, dan included. Berdasarkan pencarian pada database Google Scholar yang menggunakan kata kunci “Pemanfaatan Aplikasi Wolfram Alpha Pada Pembelajaran Matematika”, ditemukan sampel sebanyak 149 yang kemudian disaring sehingga hanya menyisakan 7 artikel yang sesuai dengan judul penelitian ini.

Hasil dan Pembahasan

Data yang dihasilkan dalam penelitian ini diperoleh dari analisis dan rangkuman artikel atau jurnal terkait dengan Pemanfaatan Aplikasi Wolfram Alpha pada pembelajaran matematika materi Matriks, dengan menerapkan kriteria inklusi untuk studi yang relevan, sehingga menghasilkan sebanyak 5 artikel yang sesuai dengan judul, tetapi hanya sampai pada pemanfaatan alikasi wolfram alpha pada pembelajaran matematika, tidak ada satupun artikel yang membahas tentang materi matriks. Pemanfaatan aplikasi itu mencakup pada 3point  yaitu, 1) Memudahkan pemahaman siswa, 2) Menyederhanakan pemahaman siswa, 3) Kemandirian belajar siswa 4) . Meningkatkan kemampuan berfikir kritis 5) Memeriksa Kembali pemecahan masalah.

Table 1. Hasil Pemanfaatan Aplikasi Wolfram Alpha Pada pembelajaran matematika

NO

Sumber (Penulis)

Materi

Manfaat

1

Rahayu, A. M., Badruzzaman, F. H., & Harahap, E. (2021). Pembelajaran Aljabar Melalui Aplikasi Wolfram Alpha. Matematika: Jurnal Teori dan Terapan Matematika20(1), 51-58.

Aljabar

Memudahkan pemahaman siswa dan membantu menyederhanakan pemahaman

2

Muyassar, M. R., & Harahap, E. (2020). Pembelajaran Aritmatika Menggunakan Aplikasi Wolfram Alpha. Matematika: Jurnal Teori dan Terapan Matematika19(2), 25-32.

Aritmatika

Memudahkan pemahaman siswa dan membantu menyederhanakan pemahaman

3

Argianti, A., & Andayani, S. (2021). Keefektifan pendekatan STEM berbantuan Wolfram Alpha pada pembelajaran matematika ditinjau dari motivasi dan kemandirian belajar. Jurnal Riset Pendidikan Matematika8(2), 217-230.

Aljabar

Kemandirian siswa dalam belajar dan meningkatkan motivasi belajar siswa

4

Diva, S. A., & Purwaningrum, J. P. (2023). Strategi Mathematical Habits of Mind Berbantuan Wolfram Alpha untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Bangun Datar. Plusminus: jurnal pendidikan matematika3(1), 15-28.

Bangun Datar

Meningkatkan kemampuan berfikir kritis siswa

5

Nurhakim, L., & Badaruddin, B. (2022). MEMERIKSA KEMBALI (LOOKING BACK) PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS MENGGUNAKAN WEBSITE WOLFRAMALPHA PADA MATERI INTEGRAL TAK TENTU. ADIBA: JOURNAL OF EDUCATION2(4), 461-468.

Integral Tak Tentu

Memeriksa Kembali pemecahan masalah.

Berdasarkan Tabel 1, dapat dilihat bahwa Pemanfaatan Wolfram Alpha pada pembelajaran Matematika sangat beragam, diantaranya untuk Memudahkan pemahaman siswa dan membantu menyederhanakan pemahaman, Kemandirian siswa dalam belajar dan meningkatkan motivasi belajar siswa, Meningkatkan kemampuan berfikir kritis siswa, Memeriksa Kembali pemecahan masalah.. Diketahui dari 5 artikel menggunakan metode metode penelitian Studi Literatur 3 artikel menggunakan metode Eksperimen semu, 1 artikel menggunakan metode Deskriptif Analitik dalam penelitiannya. Berdasarkan tahun terbit, 1 artikel diterbitkan pada tahun 2020, 2 artikel diterbitkan 2021, 1 artikel diterbitkan 2022, 1 artikel diterbitkan tahun 2023.

Berdasarkan penelitian ini kita dapat melihat bahwasannya pemanfaatan wolfram alpha dapat memudahkan pemahaman siswa dan membantu menyederhanakan pemahaman terhadap materi Aljabar dan Aritmatika (Rahayu, A. M., Badruzzaman, F. H., & Harahap, E. (2021) dan (Muyassar, M. R., & Harahap, E. (2020). Penggunaan wolfram alpha merupakan salah satu dampak positif bagi kemajuan teknologi, Wolfram Alpha atau juga disebut Mathematica adalah aplikasi terintegrasi untuk melakukan teknik komputasi dalam satu kesatuan secara koheren (Wolfram, 2003, p. 1). Aplikasi ini dapat memberikan informasi ketika terhubung dengan internet yang dapat membantu siswa dan guru dalam perhitungan dan visualisasi grafik sehingga memberi keuntungan secara praktis. Hal tersebut menggambarkan bahwa teknologi dapat dimanfaatkan dalam pelajaran matematika untuk meningkatkan kualitas dan peran aktif siswa (Asmaranti & Andayani, 2018, p. 148).

Wolfram Alpha didesain sebagai media yang memudahkan penyelesaian soal matematika yang rumit atau tidak praktis jika dikerjakan dengan manual (Wolfram, 2003, p. 2; Nanang, 2013, p. 52; Hastings et al., 2015, p. 11). Wolfram Alpha mempunyai fitur lengkap untuk bidang teknik, sains, dan matematika. Penggunaan Wolfram Alpha akan membuat siswa mengeksplorasi pengetahuan (Wolfram, 2003, p. 2) sehingga siswa akan belajar mandiri dan termotivasi untuk menyelesaikan masalah.

WolframAlpha dapat mencari solusi permasalahan matematis pada materi integral tak tentu, tetapi pada dasarnya sebuah website atau aplikasi merupakan buatan manusia yang pastinya memiliki kelebihan dan kekurangan. Berikut kelebihan dan kekurangan WolframAlpha menurut Siswanto yang dikutip dari slideshare.net (2015).

Kesimpulan

Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) untuk mengumpulkan data dan informasi dari penelitian terdahulu mengenai aplikasi Wolfram Alpha dalam pembelajaran matematika. Hasilnya menunjukkan bahwa pemanfaatan Wolfram Alpha dalam pembelajaran matematika sangat beragam, termasuk untuk memudahkan pemahaman siswa, menyederhanakan pemahaman, meningkatkan motivasi belajar siswa, dan meningkatkan kemampuan berfikir kritis siswa. Meskipun memiliki kelebihan, Wolfram Alpha juga memiliki kekurangan. Penelitian ini memberikan gambaran bahwa teknologi seperti Wolfram Alpha dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan kualitas dan peran aktif siswa.

Daftar Pustaka

Triandini, E., Jayanatha, S., Indrawan, A., Putra, G. W., & Iswara, B. (2019). Metode Systematic Literature Review untuk Identifikasi Platform dan Metode Pengembangan Sistem  Informasi  di Indonesia. IJIS : International Journal of Information System, 1(2), 63– 77.

Anggraini, A. (2023). Systematic Literatur Review: Kemampuan Matematika Ditinjau Dari Tipe Kepribadian Ekstrovert Dan Introvert. EUCLID, 10(4), 575-586.

Hadi, S., Tjahjono, H. K., & Palupi, M. (2020). SYSTEMATIC REVIEW: Meta Analisis Untuk Riset Perilaku Organisasi. Viva Victory.

Rahayu, A. M., Badruzzaman, F. H., & Harahap, E. (2021). Pembelajaran Aljabar Melalui Aplikasi Wolfram Alpha. Matematika: Jurnal Teori dan Terapan Matematika, 20(1), 51-58.

Muyassar, M. R., & Harahap, E. (2020). Pembelajaran Aritmatika Menggunakan Aplikasi Wolfram Alpha. Matematika: Jurnal Teori dan Terapan Matematika, 19(2), 25-32.

Argianti, A., & Andayani, S. (2021). Keefektifan pendekatan STEM berbantuan Wolfram Alpha pada pembelajaran matematika ditinjau dari motivasi dan kemandirian belajar. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 8(2), 217-230.

Diva, S. A., & Purwaningrum, J. P. (2023). Strategi Mathematical Habits of Mind Berbantuan Wolfram Alpha untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Bangun Datar. Plusminus: jurnal pendidikan matematika, 3(1), 15-28.

Nurhakim, L., & Badaruddin, B. (2022). memeriksa kembali (looking back) pemecahan masalah matematis menggunakan website wolframalpha pada materi integral tak tentu. adiba: journal of education, 2(4), 461-468.

Asmaranti, W., & Andayani, S. (2018). Mengapa media berbasis komputer dalam pembelajaran matematika penting? Perspektif guru dan siswa. Jurnal Pendidikan Matematika Dan Sains, 6(2), 146–157.

Nanang. (2013). Wolfram-Alpha pada teori bilangan. Seminar Nasional Matematika Dan Pendidikan Matematika FMIPA UNY, November, 51–58.

Hastings, C., Mischo, K., & Morrison, M. (2015). Hands-on start to wolfram mathematica: And programming with the wolfram language. In WolframMedia.

Minggu, 26 November 2023

PEMANFAATAN WOLFRAM ALPHA UNTUK PEMBELAJARAN MATRIKS

 


Satu lagi aplikasi gratis yang dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran matematika, Wolfram Alpha
Free. Ini merupakan versi gratis dari Wolfram Alpha Pro, yakni suatu aplikasi mesin komputasi
dinamis sekaligus pencarian data. Mengapa Wolfram Alpha Free? Apa saja kelebihan Wolfram Alpha,
misal jika dibandingkan dengan GeoGebra?
Jika Anda terbiasa menggunakan aplikasi lain, misal GeoGebra, maka terdapat sedikit perbedaan
dalam penggunaannya. Wolfram Alpha Free lebih bersifat membantu komputasi, tidak seperti
GeoGebra yang dapat digunakan sebagai tool konstruksi, karena fitur-fitur konstruksi hanya dibatasi
untuk Wolfram Alpha Pro. Walaupun demikian, Anda dapat memanfaatkan Wolfram Alpha Free
baik secara online maupun offline karena telah disediakan banyak template dan contoh project siap
pakai yang dapat diunduh dan digunakan secara interaktif. Hal ini sangat memudahkah khususnya
bagi Anda yang belum mahir menggunakan tool-tool konstruksi seperti di GeoGebra.
Tulisan kali ini akan memfokuskan pembahasan pada penggunaan Wolfram Alpha Free secara
online.Wolfram Alpha Free secara online dapat diakses di http://www.wolframalpha.com/ .
Tampilan awal halaman situs ini cukup sederhana sebagai berikut.




Keterangan:
1. Ada bnyak fitur yang bisa di gunakan pada web ini
2. klik Math Input lalu bisa lihat banyak macam bentuk notasi matematika


Misal kita gunakan untuk materi matriks



klik enter lalu jawaban akan muncul beserta dengan jawabannya


dan masih banyak lagi soal - soal yang bisa di buat di sini seperti integral , limit, turunan dan lain lain

Minggu, 05 November 2023

PENGERTIAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN

 Apa Itu Teknilogi Pendidikan ?

Teknologi pendidikan merujuk pada penggunaan teknologi, seperti perangkat lunak, dan alat digital lainnya, untuk meningkatkan pengalaman belajran dan mengajar. Teknologi pendidikan mencakup penggunaan komputer, internet, perangkat mobile, aplikasi edukasi, perangkat lunak pembelajaran, dan berbagai inovasi teknologi lainnya dalam konteks pendidikan. Tujuannya adalah untuk memperbaiki efesiensi pembelajaran, meningkatkan aksesibilitas, dan meningkatkan hasil pembelajaran siswa.

Apa Pentingnya Teknologi Pendidikan ?

Teknologi pendidikan menjadi penting karena pergeseran lanskap pendidikan yang telah terjadi. Dunia saat ini semakin terhubung dan digital, sehingga penggunaan teknologi dalam pendidikan adalah cara untuk mengikuti perkembangan zaman. Dengan teknologi, siswa dapat mengakses informasi secara cepat dan efisien, guru dapat menciptakan pengalaman pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif, dan instansi pendidikan meningkatkan efesiensi administrasi.

Kelebihan Teknologi Pendidikan

1. Aksesibilitas: Teknologi pendidikan memungkinkan akses lebih luas ke sumber daya pendidikan, terutama bagi mereka yang berada di daerah terpencil atau tidak memiliki akses ke institusi pendidikan fisik.

2. Pembelajaran yang disesuaikan: Teknologi memungkinkan penggunaan alat pembelajaran yang dapat disesuaikan dengan tingkat keterampilan dan minat siswa, memungkinkan pembelajaran yang lebih efektif.

3. Interaktif: Aplikasi dan platform pendidikan sering kali menawarkan elemen interaktif seperti video, simulasi, dan kuis, yang dapat meningkatkan keterlibatan siswa.

4. Pengukuran dan analisis: Teknologi memungkinkan pengukuran kinerja siswa dan analisis data yang lebih baik, yang dapat digunakan untuk menilai kemajuan dan memperbaiki program pembelajaran.

5. Fleksibilitas: Pembelajaran daring memungkinkan siswa untuk belajar kapan saja dan di mana saja, memberi mereka fleksibilitas yang lebih besar dalam mengatur jadwal belajar mereka.

6. Kolaborasi: Teknologi memungkinkan kolaborasi jarak jauh antara siswa dan pendidik, yang dapat meningkatkan keterlibatan dan pembelajaran berbasis proyek.

7. Rujukan cepat: Dengan akses ke internet, siswa dan pendidik dapat dengan mudah mencari informasi dan referensi untuk mendukung pembelajaran mereka.

8. Pengurangan biaya: Teknologi dapat mengurangi biaya pendidikan dalam hal perjalanan, buku teks, dan sebagainya.

Kekurangan Teknologi Pendidkan

1. Ketidaksetaraan akses: Tidak semua siswa memiliki akses yang sama terhadap perangkat dan internet, sehingga teknologi dapat memperdalam kesenjangan pendidikan.

2. Gangguan: Teknologi dapat menjadi sumber gangguan dalam kelas jika tidak digunakan dengan bijak, misalnya, penggunaan ponsel selama pelajaran.

3. Isolasi sosial: Penggunaan teknologi dapat mengurangi interaksi sosial dan komunikasi wajah ke wajah antara siswa dan guru.

4. Ketergantungan: Siswa dapat menjadi terlalu bergantung pada teknologi, mengorbankan keterampilan belajar tradisional.

Kesimpulan

Teknologi pendidikan adalah bahwa itu memiliki potensi yang besar untuk meningkatkan pendidikan dengan menyediakan pembeljaran yang di sesuaikan, akses ke sumber daya global, dan pekuang kolaborasi yang luas. Namun perlu diingat bahwa teknologi ini memiliki tantangan, seperti kesenjangan akses dan potensi ketergantungan berlebihan. Oleh karna itu penggunaan teknologi pendidikan harus diatur dengan bijak, dengan fokus pada menciptakan lingkungan pendidikan yang seimbang dan inklusif. Teknologi pendidkan adalah alat yang kuat untuk memajukan pendidikan tetapi keberhasilannya tergantung pada bagaimana kita mengintegrasikannya secara efektif dalam proses pembelajaran.

Sabtu, 04 November 2023

PENGEMBANGAN MODEL PEMBELEJARAN " PROBLEM BASED LEARNING"

 



Pengertian PBL
Menurut Duch, Problem Based Learning (PBL) merupakan model pembelajaran yang menantang siswa untuk “belajar bagaimana belajar”, bekerja secara berkelompok untuk mencari solusi dari permasalahan dunia nyata. Masalah ini digunakan untuk mengikat siswa pada rasa ingin tahu pada pembelajaran yang dimaksud.
Menurut Arends, Problem Based Learning (PBL) merupakan suatu pendekatan pembelajaran di mana siswa dihadapkan pada masalah autentik (nyata) sehingga diharapkan mereka dapat menyusun pengetahuannya sendiri, menumbuh kembangkan keterampilan tingkat tinggi dan inkuiri, memandirikan siswa, dan meningkatkan kepercayaan dirinya.
Menurut Glazer, mengemukakan Problem Based Learning merupakan suatu strategi pengajaran dimana siswa secara aktif dihadapkan pada masalah kompleks dalam situasi yang nyata.

Karakteristik PBL
1. Masalah digunakan sebagai awal pembelajaran.
2.Biasanya, masalah yang digunakan merupakan masalah dunia nyata yang disajikan secara mengambang.
3. Masalah biasanya menuntut perspektif majemuk. Solusinya menuntut siswa menggunakan dan mendapatkan konsep dari beberapa ilmu yang sebelumnya telah diajarkan atau lintas ilmu ke bidang lainnya.
4. Masalah membuat siswa tertantang untuk mendapatkan pembelajaran di ranah pembelajaran yang baru.
5. Sangat mengutamakan belajar mandiri (self directed learning).
6. Memanfaatkan sumber pengetahuan yang bervariasi, tidak dari satu sumber saja.
Pembelajarannya kolaboratif, komunikatif, dan kooperatif. Siswa bekerja dalam kelompok, berinteraksi, saling mengajarkan (peer teaching), dan melakukan presentasi.

Tujuan PBL

Sintaks PBL


Kekurangan PBL

1. Siswa tidak memiliki minat atau siswa mempunyai kepercayaan bahwa masalah yang dipelajari sulit untuk dipecahkan, maka mereka akan merasa enggan untuk mencobanya.
2. Untuk Sebagian siswa beranggapan bahwa tanpa pemahaman mengenai materi yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah mengapa mereka harus berusaha untuk memecahkan masalah yang sedang dipelajari, maka mereka akan belajar apa yang mereka ingin pelajari
3. Sering Memerlukan Waktu yang lebih banyak di bandingkan dengan menggunakan meteode kenvensional
4. Sering mengalami kesulitan dalam perubahan kebiasaan belajar dari semula belajar dengan mendengar, mencatat dan menghafal yang di sampaikan guru, menjadi belajar dengan mencari data, menganalisis, Menyusun kesimpulan

Untuk Apa Variabel Teknologi?


Jenis Teknologi yang di libatkan



Perubahan Sintaks



Selasa, 04 Februari 2020

tuna rungu yang sukses menjadi musisi

Mandy Harvey
 Jakarta Menjadi musisi jauh lebih dari sekadar memainkan nada pada satu alat musik. Selain suara, seorang penyanyi biasanya juga harus mengandalkan pendengaran untuk mengetahui nada yang dimainkan dan dinyanyikan. Namun, bagaimana jika seorang penyanyi kehilangan pendengarannya? Kebanyakan orang mungkin saja menyerah dengan keadaan tersebut.Namun tidak untuk seorang musisi bernama Mandy Harvey yang telah menembus segala keterbatasannya. Mandy Harvey kehilangan pendengarannya ketika ia berusia 18 tahun, seperti yang Liputan6.com lansir dari Forbes, Selasa (2/7/2019). Namun hal itu tidak memadamkan semangatnya untuk mengejar cita-cita menjadi penyanyi.
Wanita kelahiran 2 Januari 1988 ini awalnya dikenal karena penampilannya yang memukau di panggung America’s Got Talent (AGT). Mandy mampu menunjukkan kemampuannya yang mengagumkan.
Ditemani ukulele, Mandy yang saat itu berusia 29 tahun memukau empat juri, yakni Simon Cowell, Heidi Klum, Mel B, dan Howie Mandel.

Senin, 03 Februari 2020

Cegah Penyebaran Virus Corona, Stasiun Kereta di China Disemprot Cairan Disinfektan
 Dunia tengah dihebohkan dengan kemunculan virus baru, 2019-nCoV, yang pada kasus parah bisa berujung pneumonia. Virus corona pertama kali ditemukan di Wuhan, China dan kini telah menyebar kurang lebih ke sepuluh negara lain dan menjangkiti ribuan orang serta puluhan korban meninggal.
Meski belum ditemukan kasus virus corona Wuhan di Indonesia, mulai bermunculan pesan berantai di media sosial (WAG) mengenai pengobatan alternatif yang diklaim mampu menyembuhkan infeksi virus tersebut.Isi pesan-pesan tersebut tak beda jauh. Yaitu mengenai manfaat bawang putih untuk pengobatan virus, termasuk virus corona."Dokter zong yi dia udh kena virus selama 8 hari. Jadi, bawang putih dikupas kulitnya , trs bawang putih ny di rebus selama 3 menit .( Airnya 7 gelas ) Yang kena virusnya sekali minum 2 kali . Pas hari kedua udh agak mendingan sakitnya, serta keluarkan dahak hitam dan sudah tidak demam lg. Pas bsk harinya sudah kembali normal (sudah sembuh)"Dalam pesan lain, berbunyi: "Ini bawang putih yg besar ambil 8 biji, dikupas kulitnya ditaruh mangkok di tuang 7 gelas air mendidih selama 3 menit setelah itu di minum langsung 2 gelas ,ternyata pasien yg kena Virus Corona sembuh di hari kedua/setelah malam minum air bawang putih ini!!!!!!

    PENERAPAN APLIKASI WOLFRAM ALPHA UNTUK PENGAJARAN MATEMATIKA MATERI MATRIK

     hallo semua !!! Saya disini akan menjelaskan penerapan aplikasi wolfram alpha untuk pengajaran matematika materi matriks. di simak dan di b...